-
Filsafat Ilmu dalam Islam: Mengintegrasi Pengetahuan

Oleh Asep Setiawan Universitas Muhammadiyah Jakarta Pendahuluan Diskursus mengenai filsafat ilmu dalam perspektif Islam merupakan upaya untuk memahami hakikat, sumber, metode, dan tujuan ilmu pengetahuan berdasarkan worldview Islam. Dalam tradisi keilmuan Islam, ilmu tidak hanya dipahami sebagai kumpulan pengetahuan yang terverifikasi melalui metode empiris semata, tetapi juga mencakup dimensi transenden yang bersumber dari wahyu Ilahi.… Continue reading
-
Revitalisasi Ilmu Pengetahuan Melalui ‘Iqra’
Wahyu pertama kepada Nabi Muhammad di Gua Hira menandai awal misi kenabian dengan fokus pada perintah membaca, menjadikan ilmu pengetahuan pusat ajaran Islam. Signifikansi perintah “Iqra'” relevan di era modern, mendorong umat Islam mengkaji kembali tradisi keilmuan untuk menghadapi tantangan global dan kontribusi terhadap peradaban manusia. Continue reading
-
Wasatiyyah: Jalan Moderasi dalam Islam Kontemporer
Konsep ummatan wasatho dalam Islam mengacu pada umat pertengahan yang diharapkan memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan keadilan dan moderasi di era global. Interpretasi konsep ini telah berkembang dari masa klasik hingga kontemporer, menghadapi tantangan internal dan eksternal, namun tetap relevan dalam menjawab isu-isu kontemporer seperti ekstremisme, dialog antarperadaban, dan krisis lingkungan. Continue reading
-
Al-Fallah: Kesuksesan Sejati dalam Perspektif Islam
Konsep Al-Fallah dalam Islam merujuk pada keberhasilan yang komprehensif, mencakup dimensi duniawi dan ukhrawi. Melalui analisis Al-Qur’an, Al-Fallah menekankan hubungan antara pencapaian spiritual dan sosial. Kajian mendalam menunjukkan bahwa kesuksesan sejati meliputi usaha, hidayah, dan kesejahteraan kolektif, relevan dalam konteks modern. Continue reading
-
Ummatan Wasatan: Moderasi dalam Ajaran Islam

Konsep Ummatan Wasatan dalam Islam, yang diungkapkan dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 143, menekankan peran umat Islam sebagai mediator yang adil dan moderat. Studi ini mengeksplorasi dimensi etis, sosiologis, dan teologis dari konsep ini, serta relevansinya dalam menghadapi tantangan modern. Implementasi praktis di Indonesia menunjukkan harmonisasi antara nilai-nilai Islam dan konteks kebhinekaan. Continue reading